De Gea Seperti Di Usir Secara Halus Dari MU, Ada Apa ya?

Ligadunia.Net, Manchester – Kinerja David De Gea sedang disorot akhir-akhir ini. Kiper Manchester United itu juga disarankan pindah untuk mendapat tantangan baru di tempat lain.

De Gea menerima banyak kritik tajam setelah melakukan dua kesalahan yang mengakibatkan Manchester United kalah 1-3 dari Chelsea di semifinal Piala FA pekan lalu. Meski masih banyak yang mendukungnya, namun dorongan untuk menggulingkannya dari posisi kiper utama MU tidak kalah cepat.

Apalagi MU masih memiliki Dean Henderson yang kini dipinjamkan ke Sheffield United. Performa penjaga gawang berusia 23 tahun ini juga meningkat musim ini.

Henderson membuat 13 cleansheets dari 35 pertandingan di Liga Premier, nomor dua tertinggi. Dia juga hanya kebobolan 30 gol, dengan rata-rata kebobolan 0,85 gol per pertandingan. Cukup bagus untuk pemain yang tampil dengan tim promosi.

Rekor ini sedikit lebih baik daripada De Gea, yang ‘hanya’ membuat 12 cleansheets dari 37 pertandingan, dan telah kebobolan 36 kali, dengan rata-rata kebobolan 0,97 gol per pertandingan.

Mantan kiper legendaris Liga Inggris, Mark Schwarzer, merasa sudah saatnya De Gea pindah dari Olad Trafford. Pria asal Australia itu mengatakan bahwa dengan pindah dari Manchester United, De Gea dapat kembali menemukan performa terbaiknya di lingkungan baru.

“Ketika Anda berada di klub terlalu lama, orang akan berpikir Anda mulai menurun, itu hilang dan semacamnya. Anda perlu bergerak untuk menyegarkan diri,” kata Schwarzer kepada Sky Sports.

“Bagi saya, itu hal terbaik yang pernah saya lakukan, karena itu akan memberi Anda motivasi baru, untuk membuktikan kepada penggemar dan rekan tim baru. Menurut saya, sudah waktunya bagi De Gea untuk pindah.”

“Kondisinya mengingatkan saya pada Pepe Reina ketika saya berada di Liverpool. Sekitar 18 bulan, dia cukup sering melakukan kesalahan yang tidak biasa. Dia (Reina) hanya perlu bergerak, dan ketika dia melakukannya, dia bangkit dengan baik lagi dan menjadi penjaga gawang yang hebat lagi . “

“Saya pikir sesuatu yang serupa terjadi pada David de Gea di Manchester United dan sekarang adalah saatnya dia pindah,” jelas mantan kiper Middlesbrough, Fulham, Chelsea dan Leicester City.

Penampilan De Gea akan diuji lagi ketika Manchester United bertemu Leicester City di minggu terakhir Liga Premier musim ini, Minggu (26/7) pukul 22.00 WIB yang disiarkan Mola TV melalui tautan ini. MU tidak bisa kalah jika ingin memastikan tempat di Liga Champions musim depan.